Line Balancing Demi Tercapainya Efisiensi Kerja Optimal Pada Stasiun Kerja

Studi Kasus PT. Mandiri

  • Leni Herdiani Universitas Langlangbuana
  • Rico Syafarudin Universitas Langlangbuana

Abstract

Tanpa adanya keseimbangan lintasan dalam stasiun kerja maka proses produksi tidak akan berjalan secara efektif dan efisien. Dalam proses produksinya, PT. MANDIRI dihadapkan pada permasalahan keseimbangan lintasan yaitu kurangnya efisiensi pada stasiun kerja, sehingga direncanakan untuk menentukan lintasan produksi yang optimal sehingga pembebanan pada setiap stasiun kerja akan lebih merata dan mengurangi kegiatan yang berhubungan dengan unsur waste atau kegiatan tidak produktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran waktu kerja dengan alat bantu stop watch dan metode Ranked Positional Weight. Data yang dianalisis adalah waktu yang diperlukan oleh operator untuk menyelesaikan produksi Spare Part dan output rate untuk produk rata-rata yang dihasilkan untuk menetapkan waktu siklus ideal. Kedua data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode RPW, hingga didapatkan waktu produksi dan efisiensi lintasan yang optimal serta stasiun kerja yang optimal pula. Hasil analisis menyatakan bahwa dengan penggunaan metode keseimbangan lintasan, perusahaan dapat mencapai efisiensi lintasan sebesar 92% dan mengurangi balance delay sebesar 17,48% dari 73,48% menjadi 56% Dan target produksi sebanyak 240 box/hari dapat terpenuhi secara maksimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Baroto, Teguh. 2012. Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Jakarta: Ghalia Indonesia.
[2] Ginting, Rosnani. 2007. Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
[3] Napitupulu, Juni Yanti. 2010. Penyeimbangan Lintasan pada Proses Pembuatan Pintu dengan Metode Helgesin Birnie Kilbridge Wester, dan Moodie Young pada Production Training Center. Medan: Departemen Teknik Industri Universitas Sumatera Utara.
[4] Nasution, Arman Hakim. 2003. Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Edisi Pertama. Surabaya: Guna Widya.
[5] Lidia Natali, Sukaria Sinulingga, Ikhsan Siregar, 2013, Penyeimbangan Lintasan Pada Perakitan Transformator Dengan Metode Moodie Young Dan Comsoal pada PT. XYZ, e-Jurnal Teknik Industri FT USU Vol 3, No. 4, November 2013 pp. 35-42
[6] Ponnambalam,S, G, Aravindan, P and Mogileeswar Naidu, G. 1999. A Comparative Evaluation of Assembly Line Balancing Heuristic. SpingerVerlag London Limited
[7] Pribadi, Teguh Adhi. 2004.Usulan Design Subline Tipe BE 0 Studi Kasus pada PT.XYZ. Jakarta: Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Bina Nusantara.
[8] Purnomo, Hari. 2004. Pengantar Teknik Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu. Sinulingga, Sukaria. 2011. Metode Penelitian. Medan: USU Press.
Published
2018-12-25
How to Cite
HERDIANI, Leni; SYAFARUDIN, Rico. Line Balancing Demi Tercapainya Efisiensi Kerja Optimal Pada Stasiun Kerja. JURNAL TIARSIE, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 49-54, dec. 2018. ISSN 2623-2391. Available at: <http://tiarsie.ft-unla.org/index.php/tiarsie/article/view/36>. Date accessed: 18 feb. 2019. doi: https://doi.org/10.32816/tiarsie.v15i2.36.
Section
Articles